web analytics

Memahami Ancaman Online Virus, Spyware, Malware dll

apakah-virus-malware-spyware-itu

Ketika kita mulai memikirkan hal buruk yang bisa terjadi ketika browsing internet maka internet bisa menjadi tempat yang cukup menakutkan. Untungnya pengguna internet sekarang sudah jauh lebih cerdas dan memahami perilaku online yang beresiko.

Sekarang ini banyak website dengan puluhan tombol download atau cek box yang menipu kita untuk mendownload aplikasi yang tidak diinginkan. Hacker yang selalu mencoba metode baru untuk melancarkan serangan seperti ini. Untuk melindungi diri kita dari ancaman ini sangat penting untuk memahami apa saja jenis dari program yang berbahaya bagi komputer dan perbedaannya.

Malware

malware

Malware adalah singkatan dari Malicious Software atau software yang berbahaya. Ini berarti termasuk didalamnya virus, worm, trojan, spyware dan lainnya. Dengan kata lain semua program atau file dengan mempunyai tujuan jahat bagi perangkat komputer, handphone dan gadget lainnya. Itulah mengapa program antivirus kebanyakan digunakan untuk mendeteksi malware.

Virus

virus

Virus adalah program yang terdiri dari kode berbahaya yang menginfeksi perangkat setelah kita menginstal program tersebut. Biasanya infeksi ini terjadi ketika menggunakan Flashdisk, download dari internet atau email attachment, dan bisa terjadi juga melalui sumber lainnya. Infeksi tidak hanya terjadi karena terdapat file yang terinfeksi di dalam komputer saja. Infeksi terjadi mulai dari saat pertama kali program virus tersebut berjalan, baik melalui autorun, atau instalasi secara manual, atau aplikasi yang berjalan ketika dibuka oleh pengguna.
Setelah diklik atau berjalan maka infeksi terjadi dan dari situ akan sulit untuk menemukan dan menghapusnya sendiri atau secara manual karena sifat virus tersebut yang ketika sudah aktif biasanya akan menduplikasi dirinya sendiri dan menyebarkan infeksi keseluruh file dikomputer dan keperangkat lainnya melalui media seperti flashdisk, koneksi internet, email dan lain sebagainya.

Biasanya virus mempunyai tujuan yaitu merusak komputer atau menjadikannya tidak berfungsi normal seperti biasanya, merusak data dsb.

Adware

adware

Dalam banyak kasus adware biasanya relatif jinak, namun bisa jadi merupakan yang paling menjengkelkan dari semuanya.

Adware dibundling dengan aplikasi lain yang legal, menjadikannya sering luput dari deteksi awal. Seringkali kita temukan disaat sedang mengunduh atau menginstal software. Contohnya adalah cek box yang berada dibawah link download yang menanyakan apakah kita ingin juga mendownload software tertentu secara gratis. Software tersebutlah yang biasanya mengandung Adware. Walaupun tidak semuanya adalah adware tetapi jika kita tidak mengetahui apa software tersebut dan fungsinya sebaiknya tidak usah didownload atau dipasang.

Trojan dan Backdoors

virus-trojan-horse-backdoors

Trojan diambil dari kata Trojan Horse yang merupakan kuda kayu raksasa yang digunakan untuk menyembunyikan tentara Yunani saat mereka memasuki Troy saat Perang Troya. Cara inilah yang digunakan oleh Trojan untuk merusak komputer anda. Trojan menyembunyikan kode berbahaya didalam program yang terlihat tidak berbahaya atau file yang bisa mengakses ke komputer anda. Setelah masuk, program akan menginstal sendiri ke perangkat dan berkomunikasi dengan server tanpa sepengetahuan anda. Ini akan memberikan akses dari pihak luar ke komputer anda yang biasanya disebut Backdoor (pintu belakang).

Sementara perangkat anda diakses oleh hacker akibat yang terjadi bisa sangat fatal, kegiatan anda bisa dimonitor, data, password semuanya bisa diakses dan diambil dengan mudah selama infeksi. Bahkan ketika hacker memutuskan untuk berhenti, maka hanya akan sedikit meninggalkan jejak atau bahkan tanpa jejak sama sekali. Ini menjadikan korban tidak mengetahui jika sudah terjadi infeksi diperangkatnya.

Salah satu kelemahan dari backdoor mungkin adalah dari bagaimana mereka beroperasi dimana hacker terhubung ke perangkat anda secara remote dari jauh, mereka tidak akan mampu melakukan hal ini jika anda menonaktifkan koneksi internet saat mencoba untuk menemukan atau menghapus program berbahaya tersebut.

Spyware

toolbar-spyware

Spyware adalah sofware jahat yang biasa berkeliaran di internet. Sebagian besar spyware tidaklah berbahaya. Biasanya spyware digunakan untuk memonitor kegiatan browsing sehinga bisa menampilkan iklan yang relevan. Yang membuatnya menjadi buruk adalah adanya spyware yang juga mengambil data informasi pribadi. Seperti halnya trojan, spyware akan terinstal bersama dengan aplikasi lainnya yang tersembunyi dan selalu melakukan koneksi ke server dalam mengumpulkan data. Spyware yang berbahaya akan dapat mengambil data pribadi seperti email, foto, log file, nomor kartu kredit, informasi perbankan dan juga password online anda.

Scareware dan Ransomware

scareware-ransomeware-ctb-locker

Scareware dan Ransomware adalah jenis baru dari malware yang memiliki sedikit perbedaan dalam pendekatannya, namun pada akhirnya mempunyai tujuan untuk mendapatkan uang dengan memanipulasi pengguna komputer yang terinfeksi.

Biasanya Scareware akan muncul dilayar komputer dengan pesan peringatan bahwa komputer terinfeksi malware atau virus. Dan jika kita memilih untuk menghapusnya maka anda diwajibkan untuk membayar untuk penggunaan secara full sebelum bisa menghapus virus yang berada di sistem.

Ransomware beroperasi sedikit berbeda, setelah terinstal biasanya akan mengunci sistem komputer agar tidak bisa masuk kecuali membayar terlebih dahulu. Meskipun tidak terlalu berbahaya bahkan bisa dibilang cukup mudah untuk menghapusnya, namun bagi sebagian pengguna awam akan cukup menakutkan dan bisa membuat panik. Bahkan sekarang sudah ada jenis ransomware yang sangat berbahaya, yaitu dengan mengeksripsi data yang ada dikomputer baik dokumen, foto dan data lainnya sehingga tidak dapat diakses. Untuk dapat mengkses data kembali korban diwajibkan untuk membayar terlebih dahulu, meskipun kecil kemungkinan bisa mendapatkan datanya lagi.

Worms (Cacing)

virus-worms

Worms merupakan jenis malware yang paling berbahaya. Jika virus menyerang komputer dan mengandalkan pengguna untuk menyebarkan infeksi virus, worms akan mengeksploitasi celah kemanan pada sistem jaringan dan bisa menyebar keseluruh komputer yang berada disatu jaringan dengan cepat dalam hitungan menit.

Sistem keamanan jaringan yang lemah sering menjadi target dari serangan worms yang dengan mudah menginfeksi dari komputer satu kekomputer lainnya yang berada didalam satu jaringan.

Untuk itulah mengapa pengembang aplikasi sering mengeluarkan update, yaitu untuk menambal celah keamanan agar tidak dieksploitasi oleh hacker. Sedangkan hacker akan terus mencari celah baru dan mengeksploitasinya sebelum diketahui oleh pengembang aplikasi. Begitu juga dengan Anti Virus yang selalu mengupdate database virusnya.

tips-proteksi-keamanan-komputer-security

Berikut beberapa tips untuk mengamankan komputer saat terkoneksi internet.

  1. Selalu update Sistem Operasi, dan semua program komputer jika tersedia versi yang baru.
  2. Pasang software Antivirus yang bagus dan terus diupdate.
  3. Gunakan Firewall untuk memonitor dan mengamankan kegiatan internet.
  4. Hindari mendownload software atau aplikasi dari sumber yang tidak jelas.
  5. Gunakan fitur Antivirus untuk mendeteksi malware dengan scan file dan link sebelum membukanya.
  6. Hindari menggunakan software bajakan.
Komentar anda