4 Virus Malware yang sedang trend saat ini

4 virus malware trend saat ini
4 virus malware trend saat ini

Menurut catatan kejadian infeksi virus malware pada kuartal ke-3 tahun 2018 di Indonesia. Ada sejumlah 4 kategori virus malware, yaitu malware generik, Adware, Trojan dan Worm yang mendominasi lebih dari 90 persen insiden infeksi malware di Indonesia.

Hanya sedikit berbeda dari periode sebelumnya, statistik virus malware pada kuartal ke-3 tahun 2018 tidaklah banyak mengalami pergeseran. 4 virus Malware tersebut masih menguasai lebih dari 90% insiden malware di Indonesia.

Sisanya, hanyak diidentifikasi sebagai PUA Potentially Unwanted Application (sejenis Adware) yang sedikit lebih ringan dan silent Miner yang banyak menjalankan untuk menambang uang kripto atau cryptocurrency secara ilegal menggunakan komputer korban yang terinfeksi.

virus malware ransomware trojan
virus malware ransomware trojan

Salah satu yang perlu dicatat adalah semakin banyaknya virus malware kategori generik pada kategori Adware, Trojan dan Malware generik diketahui semakin lihai cepat menyebar. Virus malware mampu membuat varian baru dan menduplikasi dirinya sendiri hingga semakin sulit terdetek oleh software antivirus.

Contohnya, virus ransomware dan malware yang menyerang jaringan internet perbankan yang lalu melakukan serangan bergelombang dan mengandalkan malware generik baru yang tidak terdetek dalam setiap tahapan serangannya.

Serangan ini menggunakan virus malware yang lama dan terdeteksi oleh antivirus sehingga tidak menjadi efektif dan sama halnya dengan usaha yang sia-sia.

Ini dilakukan agar dapat mengeksploitasi titik kelemahan software antivirus tradisional yang cuma mengandalkan update yang berjalan hanya diwaktu tertentu 7-14 hari dari malware baru pertama kali diluncurkan sampai terdeteksi oleh software antivirus di komputer PC.

Untuk itu, diperlukannya terobosan baru untuk dapat mengantisipasi hal ini. Pada kategori Adware, Adware generik menguasai persentase Adware yang mendominasi pada 78,99% infeksi, lalu diikuti oleh Installcore sebanyak 11,95%, Driverpack 4,15% dan Elex 1,87%.

Sedangkan sisa lainnya, sebanyak 5,33 persen merupakan jenis virus adware lain yang juga sangat banyak variasinya, seperti optimum installer, fun moods, fireball, open candy, wajam dan dealply.

Setelah Virus Adware, pada peringkat kedua ditempati oleh malware generik dan ramnit generik yang menguasai 33,13% kejadian infeksi. Disebutkan sebagai virus generik karena malware ini pada saat sebelumnya tidak pernah terdetek, tetapi sebenarnya virus malware ini adalah turunan malware Ramnit dan malware lain sebelumnya.

Pada peringkat nomor ke-3 ditempati oleh malware kategori Trojan yang juga menarik perhatian karena menguasai 22,91% infeksi malware.

hacker penyebr virus indonesia
hacker penyebr virus indonesia

Yang menarik yitu banyak varian yang terkait erat dengan penyebaran ransomware. Di kategori ini, kembali lagi Virus Trojan generik menguasai mayoritas penyebaran Trojan sebesar 57,99% infeksi Trojan yang dapat dideteksi oleh Antivirus Webroot.

Kemudian, disusul oleh Hacktool yang juga banyak digunakan oleh software bajakan kemudian virus Trojan Chydo, Rogue, Downloader dan Dropper.

About the Author: admin

Komentar anda